Image: Wikipedia

Siapakah Imam Bukhari

Posted on
(Artikel terakhir diupdate pada: January 20, 2021)

Siapakah Imam Bukhari?

Imam Bukhari lahir di Bukhara pada tahun 810 (H. 194) Ia dikenal sebagai “Bukhari” karena ia lahir di Bukhara dan juga memiliki gelar “Imam” karena ia adalah seorang ulama yang alim dalam bidang ilmu pengetahuan.

Dia belajar bahasa Arab dan Alquran di usia muda, di bawah bimbingan ibunya.

Perjalanan pertamanya ke Mekah dilalui bersama ibu dan saudara laki-lakinya pada usia 16 tahun untuk menunaikan ibadah haji, dan ketika ibu dan saudara laki-lakinya kembali ke Bukhara, Imam Bukhari tinggal di Mekah dengan tujuan untuk belajar ilmu agama.

Harta yang diwarisi dari ayahnya sangat mendukung Imam Bukhari dalam belajar ilmu agama tanpa membutuhkan bantuan dari siapa pun.

Imam Bukhari dikenal sebagai salah satu ulama terbesar dalam agama Islam. Imam Bukhari banyak mencatat hadits melalui penelitiannya sendiri yang ia didengar dari banyak ulama ahli hadis.

Imam Bukhari sudah mengumpulkan fatwa Sahabat dan Tabi ketika dia baru berusia delapan belas tahun. Imam Bukhari belajar fiqh Syafi’i dari Abdullah bin Zubayr al-Hamidi . Sementara itu, dia pergi ke Madinah dan mengunjungi makam Rasulullah Saw dan menulis kitab Tarikh Kabir di Makam Nabi pada malam hari.

Selain Mekah dan Madinah, Imam Bukhari juga melakukan perjalanan ke negeri pusat-pusat ilmu agama Islam saat itu seperti Baghdad, Basra, Kufah, Mesir, Nishabur, Balh, Marwa, Askalan, Damaskus, Hums dan Ray.

Di tempat-tempat pengembaraannya mencari ilmu, Imam Bukhari berhasil bertemu dengan ulama hadits dan mempelajari hadits serta ilmu lainnya dari lebih dari seribu ulama.

Di antara nama-nama guru Imam Bukhari adalah Muhammad bin Salam, Ibrahim bin al-Asrash, Abu Asim ash-Shaybani, Abdurrahman bin Muhammad bin Hammad, Halid bin Mahlad, Abu Nasr-il-Farâdisi, Abdân bin Usman al-Marvazi, Ali bin al-Madini, Ahmad bin Hanbal, Yahya bin Utama, İshak bin Rahawayh, Sulaiman bin Harb, Abdullah bin Zubayr al-Hamidi dan lain sebagainya.

BACA JUGA:  Arti Mimpi Melihat Bintang Jatuh Dalam Islam

Setelah menyelesaikan pengembaraan mencari ilmu, Imam Bukhari mengajar di bidang hadits dan berbagai Ilmu Islam di pusat-pusat keilmuan ternama mulai dari Mesir hingga Transoxiana.

Di antara para ulama yang berguru kepada Imam Bukhari antara lain Tirmidzi , Nasai , Abu Zür’a dan Abu Bakr bin Hudzaymah, Ibni Abu Dawud, Muhammad bin Nasr-ul-Mervezi, Muslim bin Hajjaj, Ibni Ebiddünya dapat disebutkan.

Imam Bukhari mampu menghafal ratusan ribu bahkan hingga hitungan juta matan hadis. Dia mempelajari para perawi hadits-i sharifs secara mendalam dan tidak akan mengambil hadits yang diriwayatkan oleh mereka yang tidak mematuhi perintah agama, tidak menjalankan kesusilaan mereka, dan memiliki cacat moral.

Sama seperti dia menghafal teks hadits, dia belajar dan menghafal nama-nama orang yang meriwayatkan hadits itu, tanggal lahir dan mati, etika dan kehidupan, dari siapa mereka meriwayatkan, dan siapa hadits lain dari perawi itu.

Jika seseorang melakukan kesalahan dalam narasi hadits dan perawi, dia akan berkonsultasi dengan Imam Bukhari dan mempelajari kebenaran. Kemanapun dia pergi, dia dikelilingi oleh orang-orang yang ingin belajar dan mempelajari hadits. Nama panggilan Imam-i Bukhari dalam ilmu hadits   adalah huruf “H” . Di saat yang sama, Imam Bukhari yang juga ahli tafsir dan teologi menghiasi karya-karya ulama tafsir.

Ia juga menulis karya tentang ilmu kalam.

Imam Bukhari berbaris di Hakka di kota Hartenk di Samarkand pada tahun 870 (256 H).

KARYA TERKENAL

Câmi-us-Sahih (Sahîh-i Bukhârî)

Meat Date el Kebir (Meat Date es Sağir)

Tanggal-ul-Evsat

Es Sulasiyat

El Edeb el Mufred

Salah Raf’ul-Yedeyn fi

Et-History fi Merit Ruvât-ul-Hadith

At-Tevarih-ul-Ensab

Kitâbu Duafâü’s-Sagîr

Kitâbu’l Künâ

Kitâbu’l-Kiraati Halfe’l-imam

Halku’l-Ef’ali’l-ibâd ve’r-Redd Ale’l Cehmiyye

Al-Aqîde atau al-Tauhid

BACA JUGA:  Kisah Nabi Sulaiman Alaihissalam! Kisah Islami Para Nabi


Gravatar Image
Berbagi beragam informasi menarik dan bermanfaat tentang agama Islam yang semoga bisa menambah wawasan pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *