Image: Wikipedia

Pengalaman Minum Habbatus Sauda’, 3 Jam Setelah Minum Penyakit Tuntas

Posted on
(Artikel terakhir diupdate pada: January 5, 2021)

Penyakit Yang Tiba-tiba Datang

Aku adalah seorang santri di sebuah pondok pesantren di Jawa Timur. Seperti halnya santri pada umumnya, aku mengikuti kegiatan pesantren secara rutin. Kegiatan pesantren yang padat itu memang seringkali membuat banyak santri kelelahan.

Namun bagaimana lagi jika memang itu adalah tugas dari santri yang harus berusaha keras dalam mencari ilmu. Santri pun dibiasakan untuk hidup ala kadarnya dengan makanan yang juga biasa-biasa saja.

Tempe, sambal dan sayur. Itu sudah menjadi makanan sehari-hari. Bagiku sebenarnya itu tak masalah. Namun yang menjadi masalah adalah kebersihan dan sisi higienis dari makanan itu.

Karena pesantren biasanya dihuni banyak orang, maka keadaan yang jorok dan kumuh itu seperti sudah menjadi pemandangan biasa. Sebab memang sangat sulit untuk mengajak teman-teman untuk hidup bersih dan disiplin, karena yang namanya santri apalagi santri putra dan masih anak-anak, ya seperti itulah.

Namun perlu pembaca catat bahwa tak semua pesantren seperti itu. Ada banyak sekali pesantren yang benar-benar bersih lingkungannya kok.

Entah mengapa saat masuk pesantren yang aku tuju itu, aku pun seakan sering mengalami sakit. Yang termasuk sering adalah penyakit tipes. Saat tipes itu tubuh terasa sangat lemas sekali, demam tak karuan, dan bab yang tak lancar.

Bukan hanya itu, yang paling menyebalkan adalah nafsu makan yang tak ada. Bahkan saat makan itu langsung muntah. Bagi yang punya pengalaman sakit seperti itu, pasti tahu bagaimana menderitanya.

Pergi Ke Dokter Untuk Berobat

Yang namanya sakit kalau mau sembuh ya ke dokter. Aku pun memutuskan untuk pergi ke dokter terdekat dan memeriksakan diri.

BACA JUGA:  Manfaat Kurma untuk Ibu Hamil

Dokter pun menyebutkan kalau aku mengalami gejala tipes. Dan dokter memberikan beberapa obat setelah memeriksa.

Aku pun bilang, kalau makan tidak pernah masuk dok. Makan sedikit langsung muntah. Dokter pun memberikan obat pil, yang mana sebelum makan harus menguyah pil itu dahulu.

Aku pun mencoba obat itu karena sudah sejak kemarin tak mau makan. Makanan yang menjadi kesukaanku adalah mie ayam. Jadi setelah periksa aku langsung makan mie ayam.

Sebelum makan aku baca bismillah dan menguyah pil pemberian dokter. Dan setelah mengunyah pil itu, seperti sebuah keajaiban, aku bisa makan lahap tanpa ingin muntah.

Penyakit Itu Datang Lagi

Setelah pergi ke dokter itu alhamdulillah dengan izin Allah Swt. aku bisa merasakan keadaan yang lebih nyaman. Tidur juga lebih pulas.

Obat yang aku minum itu rutin aku konsumsi. Namun setelah obat habis, penyakit itu datang lagi. Seakan tak sembuh-sembuh awet ditubuhku.

Aku pun mencoba untuk bersabar dan mencari solusi. Tapi aku butuh obat yang benar-benar manjur dan bisa menyembuhkan penyakitku, tentunya dengan izin Allah Swt.

Teman Datang dan Menawari Habbatussauda’

Waktu itu setelah dzuhur temanku datang dan tiba-tiba menawariku habbatussauda’, jintan hitam. Bentuknya jintan yang dihancurkan dan dimasukkan kedalam kapsul.

Aku pun mencoba untuk meminum langsung dua kapsul karena memang dalam kemasaan disebutkan selama masa pengobatan bisa minum dua kapsul sekaligus.

Dalam kemasan itu ada tulisan yang menyebutkan hadis bahwa habbatussauda’ adalah obat dari segala penyakit, kecuali kematian. Itu adalah anjuran dari Rasulullah Saw., maka harus dicobalah.

Setelah minum itu aku istirahat seperti biasanya di kamar pojok pesantren. Entah pada saat sore kemudian, aku merasakan ada rasa lapar.

BACA JUGA:  Manfaat Buah Tin Dan Zaitun Dalam Islam

Tak seperti biasanya, biasanya itu rasa lapar tak ada. Dan pagi hanya sarapan bubur saja itu biasanya malas makan sampai sore kalau tak dipaksa makan.

Namun waktu itu berbeda. Ada rasa seperti ingin makan nasi. Teman kamarku datang dan membawa makanan seperti biasanya waktu sore.

Makanan itu adalah makanan jatah untuk semua anggota kamar. Karena kami ada 3 orang dalam kamar itu.

Aku pun mencoba ikut makan, karena selama beberapa hari aku tak ikut makan. Dan ajaibnya, aku bisa makan waktu itu tanpa rasa ingin muntah.

Jadi kurang lebih 2 atau 3 jam sebelumnya aku minum habbatussauda’, aku langsung bisa makan lahap sore harinya. Padahal aku tak bisa makan seperti itu selama sakit pada hari-hari sebelumnya.

Pesan Habbatussauda’ Untuk Diminum Rutin

Karena merasakan hasiatnya yang luar biasa, aku pun langsung memutuskan untuk memesan sendiri habbatussauda’. Harganya sangat terjangkau jika dilihat khasiatnya yang luar biasa.

Hingga kini pun aku sering meminum habbatussauda’ jika mengalami penyakit. Memang pengalaman ini adalah pengalaman yang luar biasa tentang habbatussauda’.

Jika sahabat pembaca mengalami sakit, entah berhubungan dengan pencernaan atau apapun, silahkan mencoba untuk mengonsumsi habbatussauda’. Semoga saja itu bisa menjadi wasilah obat sebagai penyembuh dari Allah Swt.



Gravatar Image
Berbagi beragam informasi menarik dan bermanfaat tentang agama Islam yang semoga bisa menambah wawasan pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *