Manfaat Menikah Dalam Islam

Posted on
(Artikel terakhir diupdate pada: March 9, 2021)

Menikah Dalam Islam

Dalam agama Islam, menikah adalah hal yang sangat dianjurkan. Hal ini karena memang banyak sekali manfaat dalam menikah.

Meskipun dianjurkan, dalam agama Islam hukum menikah itu sendiri berbeda-beda. Adakalanya menikah itu wajib, sunnah, makruh, bahkan haram.

Jika seseorang diberi kemampuan dalam hal menikah dan ia memang menginginkan menikah maka ia wajib menikah jika dikhawatirkan akan jatuh dalam perzinahan jika tidak menikah.

Namun jika seseorang menikah karena niat buruk yaitu ingin menyakiti pasangannya misalkan, maka pernikahan itu hukumnya adalah haram.

Adapun anjuran menikah dalam Islam itu banyak disebutkan dalam dalil al-Quran maupun hadis. Salah satunya adalah dalil seperti firman Allah berikut:

وَأَنْكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ ۚ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan menjadikan mereka mampu dengan karunia-Nya…” (QS. An-Nuur/24: 32).

Dalam hadis banyak sekali keterangan yang berisi anjuran untuk menikah. Salah satunya adalah hadis dari Abu Umamah Radhiyallahu anhu Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

تَزَوَّجُوْا فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمُ اْلأُمَمَ يَوْمَ الْقِيَـامَةِ، وَلاَ تَكُوْنُوْا كَرَهْبَانِيَّةِ النَّصَارَى.

“Menikahlah, karena sesungguhnya aku akan membangga-banggakan jumlah kalian kepada umat-umat lain pada hari Kiamat, dan janganlah kalian seperti para pendeta Nasrani.” (HR. Baihaqi).

Manfaat Menikah Dalam Islam

Beberapa keuntungan dari perkawinan adalah sebagai berikut:

1. Mendapatkan Keturunan atau anak dari perkawinan

Jika anaknya menjadi anak yang shalih, maka anak itu akan berdoa untuk dirinya dan juga orang tuanya. Dengan demikian orang tua akan mendapat banyak berkah dari doa anak yang soleh itu.

BACA JUGA:  Kisah Nyata Bertaubatnya Sepasang Kekasih Dari Perbuatan Zina

Hal itu dinyatakan dalam hadits berikut:

Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Apabila manusia mati maka amalnya terputus kecuali karena tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang mendoakan orang tuanya. (HR. Ahmad)

Jika anak meninggal saat masih kecil dan orang tuanya merasa sedih, anak tersebut menjadi perantara bagi mereka untuk bisa masuk ke dalam surga.

2. Seseorang yang Lajang atau tidak menikah mungkin Sangat sulit untuk melindungi matanya dari Hal haram

Pernikahan dapat membuat iblis lebih sulit dalam menggoda seseorang untuk melakukan kejahatan dan pernikahan juga membantu melestarikan agama seseorang itu.

Itu dinyatakan dalam hadits dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا تزوج العبد فقد استكمل نصف الدين فليتق الله في النصف الباقي

Ketika seorang hamba menikah, berarti dia telah menyempurnakan setengah agamanya. Maka bertaqwalah kepada Allah pada setengah sisanya.

Beberapa Masalah Yang Bisa Timbul Karena Pernikahan

1. Mendapatkan Musuh Dari Keluarga

Dari pernikahan seseorang bisa jadi akan mendapatkan musuh yang bisa merepotkannya saat berada di akhirat kelak. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam al-Quran:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ وَإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara isteri-isteri kalian dan anak-anak kalian ada yang menjadi musuh bagimu. Maka berhati-hatilah kalian terhadap mereka. Dan jika kalian memaafkan dan tidak memarahi serta memberikan ampunan kepada mereka, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (At Taghabun: 14)

BACA JUGA:  Hukum Menjaga Kebersihan Dalam Islam

2. Menjadi Sibuk Karena Keluarga

Ada banyak ulama yang memutuskan untuk tidak menikah. Hal ini karena bagi mereka menikah itu bisa membuat sibuk dan menghalangi kesibukan terhadap ilmu pengetahuan.



Gravatar Image
Berbagi beragam informasi menarik dan bermanfaat tentang agama Islam yang semoga bisa menambah wawasan pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *