pixabay
image pixabay

Cara Mendidik Anak Dalam Islam Lengkap

Posted on
(Artikel terakhir diupdate pada: January 25, 2021)

Anak Dalam Islam

Dalam Islam, anak memiliki tempat yang istimewa. Umat Islam diwajibkan untuk memperhatikan pendidikan dan pertumbuhan anak-anak mereka. Dalam hadis disebutkan misalnya, bahwa memiliki anak adalah jalan untuk menuju ke surga.

Diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas, bahwasanyta Nabi Muhammad SAW bersabda: “Siapa yang memiliki anak perempuan, dia tidak membunuhnya dengan dikubur hidup-hidup, tidak menghinanya, dan tidak lebih mengutamakan anak laki-laki, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga,” (HR. Abu Daud).

Konteks hadis di atas adalah anak perempuan, disebabkan anak perempuan pada zaman Jahiliyah banyak dibunuh hidup-hidup karena malu.

Namun dari esensi hadis di atas kita bisa mengambil kesimpulan bahwasanya anak merupakan tanggungjawab bagi orang tua dan akan menjadi wasilah untuk bisa masuk ke surga.

Cara Mendidik Anak Dalam Islam

Sosok anak yang selain merupakan keistimewaan bagi orang tua, anak pun juga menjadi tanggung jawab keluarga untuk memberikan pendidikan terbaik bagi mereka.

Dalam al-Quran tentang kisah Lukman misalnya, Lukman sangat memperhatikan sekali pendidikan putranya. Hal itu dikarenakan anak adalah generasi penerus, dimana nasib bangsa dan agama berada di tangan mereka.

Lalu bagaimana sih cara yang bagus untuk mendidik anak dalam Islam? Berikut ini kita akan membahas beragam hal yang perlu dilakukan oleh orang tua agar bisa mendidik anak secara baik menurut Islam.

1. Berharap Kebaikan dan Selalu Mendoakan

Langkah paling mendasar sebagai orang tua agar bisa mendidik anaknya secara baik adalah dengan cara berharap kebaikan dan selalu mendoakan si anak. Bahkan langkah ini pun harus dimulai sejak dalam kandungan.

Oleh karenanya, ketika kita diberi anuegerah anak, maka kita harus bersyukur dengan cara mengharapkan kebaikan dan mendoakannya.

Sebaliknya, hal yang bertentangan dengan Islam adalah dimana ada orang hamil yang berharap bayinya gugur dalam kandungan yang mana kehamilan itu tidak diharapkan. Mungkin karena zina, kemiskinan ataupun hal lainnya. Naudzubillah min dzalik.

Doakanlah anak anda sejak dini agar ia kelak bisa menjadi pribadi yang salih salihah sesuai dengan harapan setiap orang tua.

2. Memperdengarkan Alquran Sejak Dalam Kandungan

Berikutnya tentang cara mendidik anak dalam Islam adalah dengan memperdengarkan al-Quran sejak dalam kandungan. Menurut penelitian modern, bayi dalam kandungan telah mampu mendengar suara-suara dan sentuhan dari luar.

Dengan memperdengarkan musik dan suara positif maka akan bisa membuat bayi tumbuh kembang secara lebih baik. Mendengarkan al-Quran kepada bayi sejak dalam kandungan adalah salah satu cara mendidik anak secara Islami.

Bahkan para ulama pun mendorong para orang tua untuk membacakan doa dan surah-surah tertentu agar bayi bisa tumbuh kembang secara baik dan bisa lancar dalam persalinan.ngan kitab Alquran.

3. Memberi Nama Panggilan yang Baik

Cara mendidik anak menurut Islam yang termasuk paling penting adalah dengan memberi nama panggilan yang baik kepada si anak. Nama yang baik bisa menjadi doa bagi yang memiliki nama tersebut.

BACA JUGA:  Cara Mendirikan Pondok Pesantren

Memberi nama panggilan yang baik ini selain sebagai bentuk penghormatan kepada anak, juga bisa menjadi bentuk pendidikan terhadap mereka. Dalam hadis disebutkan:

“Hormatilah anak-anakmu dan perhatikanlah pendidikan mereka karena anak-anakmu sekalian adalah karunia Allah kepadamu” (HR Ibnu Majah).

4. Mengajarkan Dasar-Dasar Ajaran Islam

Mengajarkan sesuatu kepada anak itu harus disesuaikan dengan umur dan kemampuan sang anak. Pada tahap dini, anak bisa dikenalkan kepada dasar-dasar ajaran Islam.

Imam al-Baqir dalam kitab al-Amali misalnya menjelaskan bahwa pada usia 3 tahun anak sudah bisa diajarkan kalimat tauhid. Pada usia 3 tahun 7 bulan anak pun hendaknya diajarkan kalimat Syahadat.

Dalam sebuah hadis dalam riwayat dari Ibnu Abbas disebutkan bahwa:

“Bukalah lidah anak-anak kalian pertama kali dengan kalimat Lailaha-illaallah. Dan saat mereka hendak meninggal dunia maka bacakanlah, Lailaha-illallah. Sesungguhnya barangsiapa awal dan akhir pembicaraannya Lailah-illallah, kemudian ia hidup selama seribu tahun, maka dosa apa pun, tidak akan ditanyakan kepadanya”. (HR Ibnu Abbas)

5. Mengajari Akhlak dan Adab Dari Ajaran Islam

Termasuk hal yang paling dini yang sangat penting sebagai pendidikan terhadap anak adalah pengajaran tentang akhlak dan tata krama. Saking pentingnya, pendidikan tentang akhlak ini lebih penting dari pendidikan yang keterampilan seperti calistung.

Rasulullah Saw. sendiri diutus kepada umat manusia untuk menyempurnakan akhlak-akhlak karimah. Pendidikan akhlak untuk anak sejak dini sangatlah penting. Hal ini karena akhlak adalah dasar dari jiwa si anak itu sendiri.

Kita pasti tak asing dengan berita orang-orang yang punya pendidikan tinggi tapi melakukan tindak kejahatan. Hal itu disebabkan karena pendidikan akhlak yang kurang baik. Pendidikan akhlak yang baik terhadap anak pasti akan membuat orang tuanya beruntung karena anak itu pasti akan punya empati yang besar terhadap orang tuanya.

Salah satu pendidikan akhlak adalah dengan mengajarkan kepada anak untuk selalu mengucapkan salam pada tempat-tempat yang semestinya.

6. Mengajak dan Mengajarkan Salat

Selanjutnya dalam mendidik anak menurut Islam, materi pendidikan yang tak kalah penting adalah mengajari anak tentang tata cara shalat dan mengajak mereka untuk shalat.

Jadi cara mengajari mereka adalah dengan memberikan contoh. Otomatis kita sebagai orang tua pun harus bisa menjadi teladan yang baik untuk mereka.

Mengapa mendidik anak untuk shalat merupakan hal yang sangat penting? hal ini karena shalat itu mampu mencegah perbuatan yang buruk dan mungkar sebagaimana disebutkan dalam al-Quran:

إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ

“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar.” (QS. Al ‘Ankabut: 45).

Juga dalam hadis pun disebutkan bahwa Rasulullah Saw. memerintahkan para orang tua untuk menyuruh shalat ketika anak berumur tujuh tahun dan memukul mereka pada saat berumur sepuluh tahun. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya pendidikan shalat untuk anak:

BACA JUGA:  Kisah Nyata Bertaubatnya Sepasang Kekasih Dari Perbuatan Zina

“Suruhlah anak-anakmu salat ketika berumur tujuh tahun, pukulah mereka jika meninggalkannya setelah berumur sepuluh tahun dan pisahkanlah tempat tidurnya”. (HR. Ahmad dan Abu Dawud).

7. Mengajarkan Pengetahuan Tauhid

Pengetahuan tauhid adalah pengetahuan seputar Allah, keimanan, hari kiamat, malaikat, para nabi, al-Quran, dan lain sebagainya. Pengetahuan tauhid ini sangat penting sebagai pendidikan untuk anak karena tauhid adalah dasar dari keimanan.

Dengan mempelajari tauhid ini, anak didik akan mengenal Allah secara dini sehingga anak akan mendapatkan pondasi yang baik untuk pengetahuan tauhid di masa yang akan datang.

Kenalkan materi tauhid yang sederhana sebagai pendidikan Islam kepada anak seperti mengenalkan tentang sifat Allah, para nabi, dan lain sebagainya.

8. Melatih Anak Untuk Berpuasa

Hal yang penting berikutnya tentang cara mendidik anak dalam Islam adalah mengenalkan dan melatih anak untuk berpuasa. Puasa Ramadan merupakan salah satu rukun Islam yang sangat penting untuk dilaksanakan.

Cara mengajarinya adalah dengan mengajak anak untuk bangun sahur. Cara mengajari anak berpuasa bisa dengan mengajak untuk berpuasa setengah hari atau pun bisa dengan puasa selang seling. Kalau sudah terbiasa maka bisa berpuasa penuh dan seterusnya.

9. Membacakan Kisah Para Nabi, Para Ulama dan Kisah-kisah Islami

Kisah sebagai cara mendidik anak dalam Islam sangatlah penting perannya. Bahkan kisah merupakan metode dakwah yang sangat efektif  yang digunakan oleh al-Quran. Banyak sekali kisah-kisah yang bisa kita bacakan kepada anak dan pastinya metode kisah ini akan memberikan bekas yang bagus kepada anak.

Bacakanlah kisah-kisah para nabi, para sahabat, para orang-orang salih serta kisah orang-orang yang berperilaku buruk sehingga sang anak bisa mendapatkan moral positif dari cerita itu.

10. Mengajarkan Kasih Sayang

Cara mendidik anak dalam Islam yang termasuk penting dan menyeluruh adalah mengajarkan kasih sayang. Salah satunya adalah dengan mencontohkan perilaku lemah lembut, bersedekah, baik terhadap teman, tetangga, dan semisalnya.

Tak hanya kasih sayang terhadap manusia, kita pun perlu memberikan pendidikan anak tentang kasih sayang terhadap hewan dan lingkungan. Caranya adalah dengan mengajarkan memberi makan kepada hewan, menyirami tanaman, dan membersihkan barang-barang kotor yang ada di sekitar tempat tinggal.

11. Mendidik Anak Tetang Cara Menjaga Kebersihan

Islam merupakan agama yang sangat erat dengan kebersihan. Oleh karenanya, mendidik anak tentang Islam itu berarti mendidik anak untuk menjaga kebersihan.

Kebersihan dalam Islam itu pun meliputi banyak hal seperti bersuci ketika selesai buang hajat, berwudhu, mencukur kuku, sikat gigi, mandi, dan kegiatan membersihkan lingkungan.

Dalam hadis disebutkan tentang pentingnya bersuci dan hidup bersih sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah Saw. berikut:
“Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan menyukai keindahan (termasuk kebersihan dan kerapihan)”. (HR. Muslim no. 91).

12. Membiasakan Bersikap Sederhana

Kesederhanaan bukan berarti mengajarkan anak untuk hidup miskin dan seadanya. Kesederhanaan lebih mengarah kepada sikap untuk tidak boros meskipun memiliki harta yang berlebih.

BACA JUGA:  Apakah Dalam Islam Boleh Menikah Dengan Sepupu?

Jadi cara mendidik anak dalam Islam tentang bersikap sederhana ini sangat penting karena anak akan lebih menghargai apa yang dia miliki dan bisa memanfaatkannya untuk hal yang paling baik.

Sikap sederhana merupakan sikap para Nabi, para sahabat nabi dan orang-orang saleh. Dengan sikap sederhana ini pun anak akan lebih terdidik untuk tidak terlalu tergantung pada barang-barang atau hal lain yang tak terlalu dibutuhkan.

Mendidik anak untuk sederhana ini pun juga mendidik anak untuk banyak bersyukur atas apa yang diberikan oleh Allah Swt. kepada kita.

Sikap sederhana ini pun juga merupakan lawan dari sikap sombong, yang mana pasti akan sangat bermanfaat bagi akhlak sang anak itu sendiri.

13. Ajarkan Berkata Jujur dan Menepati Janji

Jujur dan menetapi janji merupakan sifat dari Rasulullah Saw. Sifat jujur ini merupakan salah satu cara untuk mendidik anak menurut Islam yang sangat penting perannya. Ajarkanlah anak untuk membiasakan berkata jujur dan bisa menepati janji.

Dengan demikian, pendidikan tersebut pasti akan terus tertanam hingga dewasa untuk menjadi pribadi yang baik dunia dan akhirat. Sikap jujur pun sangat dicari dalam dunia kerja sehingga pastinya akan bisa memberikan manfaat yang besar kepada sang anak kelak.

14. Mendidik Anak Tentang Pergaulan

Pendidikan tentang pergaulan anak sangatlah penting untuk ditanamkan sejak dini. Pendidikan pergaulan anak ini meliputi tentang pergaulan laki-laki dan perempuan, juga mengenalkan anak tentang karakter orang yang bagus dan buruk perangainya.

Tentang pergaulan antara laki-lai dan perempuan ini, anak bisa diajari untuk menutup aurat sejak dini serta mengenalkan siapa saja mahram dan yang bukan mahramnya.

Dalam lingkungan keluarga, mulailah untuk memisahkan tempat tidur anak dan hendaknya mereka memiliki kamar sendiri. Hal ini sangat penting sekali terutama bagi anak laki-laki dan perempuan. Ajarkanlah akhlak-akhlak tentang pergaulan lawan jenis agar anak bisa terbentengi nafsu dan hatinya sejak dini.

Kesimpulan Tentang Cara Mendidik Anak Dalam Islam

Anak merupakan aset terbesar yang dimiliki oleh orang tua. Dengan berusaha untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak, maka tak hanya anak yang akan bahagia. Orang tua pun pasti akan menjadi orang tua yang bahagia karena berhasil mendidik anak.

Banyak sekali aspek pendidikan dalam anak meliputi aspek ibadah, akhlak, dan pengetahuan-pengetahuan tentang keagamaan. Dari poin-poin di atas, pembaca bisa menerapkannya sedikit-sedikit kepada anak sehingga anak pun bisa menjadi pribadi yang didambakan.



Gravatar Image
Berbagi beragam informasi menarik dan bermanfaat tentang agama Islam yang semoga bisa menambah wawasan pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *