Apakah Madu Cocok Untuk Diabetes?

Posted on
(Artikel terakhir diupdate pada: March 15, 2021)

Apakah ada risiko Mengonsumsi Madu Bagi Penderita Diabetes?

Karena madu dapat mempengaruhi tingkat gula darah, maka hindarilah mengonsumsim madu dan pemanis lainnya sampai diabetes menjadi terkendali.

Namun jika anda menanyakan apakah Madu cocok atau aman untuk diabetes? Maka jawabannya secara umum adalah madu itu aman dan cocok bagi penderita diabetes.

Meski pun demikian, madu harus dikonsumsi secukupnya. Juga berkonsultasilah dengan penyedia layanan kesehatan dan dokter sebelum menggunakannya sebagai pemanis tambahan.

Ingatlah bahwa madu lebih manis dari pada gula. Jadi jika Anda berniat untuk mengganti gula dengan madu, Anda hanya perlu menambahkan madu dengan kadar sedikit saja.

Jika diabetes yang menjangkiti diri anda bisa terkontrol dengan baik dan Anda ingin menambahkan madu ke dalam makanan atau minuman Anda, maka pilihlah madu yang murni, organik, atau mentah alami.

Jenis madu seperti ini akan lebih aman bagi penderita diabetes karena madu asli dan alami tidak memiliki tambahan gula.

Namun, wanita hamil dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah tidak boleh mengonsumsi madu mentah, karena tidak dipasteurisasi.

Jika Anda memutuskan untuk membeli madu olahan dari toko bahan makanan, maka madu itu mungkin juga mengandung gula atau sirup.

Berhati-hatilah dalam memilih madu karena pemanis tambahan yang ada pada madu campuran dapat memengaruhi gula darah Anda secara berbeda.

Apakah ada manfaat Mengonsumsi madu jika Anda menderita diabetes?

Salah satu manfaat makan madu adalah dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh dan membantu mengontrol gula darah anda sehingga anda pun bisa lebih sehat untuk mengonsumsi makanan manis dengan madu.

Mengganti gula dengan madu juga bisa bermanfaat, mengingat madu merupakan sumber antioksidan dan memiliki sifat anti inflamasi.

BACA JUGA:  Mengapa Ada Madu Pahit? Tentang Madu Yang Rasanya Pahit

Diet kaya antioksidan dapat meningkatkan cara tubuh Anda memetabolisme gula, dan sifat anti-inflamasi dalam madu berpotensi mengurangi komplikasi diabetes .

Peradangan yang terjadi pada bagian tubuh dapat menyebabkan resistensi insulin, yaitu saat tubuh tidak merespons insulin dengan baik.

Madu Mampu Mempengaruhi gula darah

Karena madu adalah gula alami dan mengandung karbohidrat, wajar jika madu memengaruhi gula darah Anda . Namun, jika dibandingkan dengan gula dapur, ternyata madu memiliki efek yang lebih kecil.

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2004 telah berhasil menilai dan mengevaluasi efek madu dan gula dapur pada kadar gula darah.

Studi ini melibatkan berbagai individu dengan penderita diabetes dan tanpa diabetes tipe 1 .

Dalam penelitian ditemukan fakta bahwa pada kelompok penderita diabetes, konsumsi madu menyebabkan peningkatan gula darah pada awal 30 menit setelah madu dikonsumsi.

Namun, kadar gula darah partisipan kemudian menurun dan tetap pada level yang lebih rendah selama dua jam.

Hal ini pun kemudian berhasil membuat para peneliti percaya bahwa madu itu tidak seperti gula yang biasa digunakan di dapur.

Bahwa madu ternyata dapat menyebabkan peningkatan insulin yang merupakan hormon penting untuk mengontrol gula darah.

Bisakah madu mencegah diabetes?

Meskipun madu dapat meningkatkan kadar insulin dan membantu penderita diabetes untuk mengontrol gula darah mereka, tampaknya belum ada penelitian konklusif yang mendukung madu sebagai faktor pencegahan diabetes.

Para peneliti telah menemukan kemungkinan hubungan antara madu dan indeks glikemik atau potensi peningkatan gula darah yang lebih rendah.

Dalam sebuah penelitian terhadap 50 orang dengan diabetes tipe 1 dan 30 orang tanpa diabetes tipe 1, para peneliti menemukan bahwa, dibandingkan dengan gula, madu memiliki efek glikemik yang lebih rendah pada semua partisipan.

BACA JUGA:  Manfaat Susu Kambing Dalam Islam

Madu juga mampu meningkatkan kadar C-peptida , zat yang dilepaskan ke aliran darah saat tubuh memproduksi insulin.

Tingkat C-peptida yang normal berarti tubuh membuat insulin yang cukup. Untuk hasil lebih lengkap dan akurat diperlukan lebih banyak penelitian untuk menentukan apakah madu dapat digunakan untuk pencegahan dan pengobatan diabetes.

Kesimpulan Tentang Madu Untuk Diabets

Madu adalah pemanis alami yang dapat memberikan efek positif pada indeks glikemik Anda. Tetapi seperti halnya jenis pemanis lainnya, moderasi atau konsumsi secara seimbang adalah kuncinya.

Bicaralah dengan dokter anda sebelum menambahkan madu ke dalam makanan Anda. Madu secara umum kurang orang yang perlu menurunkan kadar gula darahnya.

Jika Anda mengonsumsi madu, pastikan itu madu organik, mentah, atau murni yang tidak mengandung gula tambahan.



Selalu belajar dan berbagi. Karena dengan berbagi maka pengetahuan akan bertambah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *